Tantangan Dan Keterbatasan Pengelolaan Laboratorium IPA di SMA Pembangunan
Keywords:
Pengelolaan Laboratorium, Laboratorium IPA, Tantangan Pengelolaan, Pembelajaran SainsAbstract
Pengelolaan laboratorium IPA merupakan bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran sains di sekolah menengah atas. Laboratorium berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan proses sains, pemahaman konsep, serta sikap ilmiah peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan keterbatasan dalam pengelolaan laboratorium IPA di SMA Pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, perencanaan program, serta pemanfaatan laboratorium dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dengan kepala sekolah, guru IPA, dan pengelola laboratorium, serta telaah dokumen terkait pengelolaan laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan laboratorium IPA di SMA Pembangunan masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan tenaga laboran yang kompeten, kurang optimalnya perawatan dan pengadaan alat serta bahan praktikum, keterbatasan anggaran, serta belum maksimalnya pemanfaatan laboratorium dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, perencanaan dan pengadministrasian laboratorium belum sepenuhnya berjalan secara sistematis. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa diperlukan peningkatan manajemen laboratorium IPA melalui penguatan sumber daya manusia, perencanaan yang lebih terstruktur, serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai agar laboratorium dapat berfungsi secara optimal dalam menunjang pembelajaran IPA.