Evaluasi Sistem Manajemen Keselamatan Kerja Sebagai Upaya Pencegahan Resiko Kerja Di Laboratorium Teknik Kendaraan Ringan dan Otomotif di SMKN 5 Padang
Keywords:
Manajemen Laboratorium, Praktikum Kimia, Inventaris, Keselamatan Kerja, Pendidikan TinggiAbstract
Laboratorium merupakan lingkungan kerja dengan potensi bahaya kompleks yang meliputi risiko kimia, fisik, biologis, dan ergonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sebgai upya meminimalkan risiko kecelakaan kerja di laboratorium teknik kendaraan ringan dan otomotif di SMK N 5 Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan evaluatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi terhadap kebijakan serta Standar Operasional Prosedur (SOP) K3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara struktural, sistem manajemen K3 telah tersedia melalui penyusunan kebijakan, SOP, dan penyediaan sarana prasarana pendukung. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi kendala signifikan pada aspek perilaku pengguna. Temuan menunjukkan adanya ketidakkonsistenan kepatuhan terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan prosedur kerja aman, terutama pada aktivitas rutin. Hal ini mengindikasikan bahwa nilai-nilai keselamatan belum terinternalisasi menjadi budaya kerja. Simpulan penelitian menegaskan bahwa efektivitas SMK3 tidak hanya bergantung pada kelengkapan administratif, tetapi memerlukan penguatan pada pengawasan, pelatihan berkelanjutan, dan pembentukan budaya keselamatan yang kuat. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek teknis dan perilaku untuk menciptakan lingkungan laboratorium yang aman dan produktif.