Manajemen Laboratorium SMK SMTI Padang dalam Pelaksanaan Kegiatan Praktikum Kejuruan
Keywords:
Manajemen Laboratorium, Praktikum Kejuruan, Pendidikan Vokasi, SMTI PadangAbstract
Manajemen laboratorium yang baik mencakup pengelolaan fasilitas dan peralatan, pengaturan penggunaan laboratorium, pembagian peran sumber daya manusia, serta penerapan standar operasional prosedur (SOP) dan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara konsisten guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan manajemen laboratorium SMK SMTI Padang dalam pelaksanaan kegiatan praktikum kejuruan, menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan kepala laboratorium, teknisi, dan guru mata pelajaran, serta dokumentasi terhadap fasilitas, peralatan, dan prosedur kerja yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laboratorium SMK SMTI Padang telah dikelola secara terstruktur dan profesional dengan melibatkan kepala laboratorium sebagai pengawas dan perencana, teknisi sebagai pengelola teknis dan pemeliharaan peralatan, serta guru mata pelajaran sebagai pelaksana kegiatan praktikum. Laboratorium dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana utama pembelajaran praktikum kejuruan yang mendukung pencapaian kompetensi siswa, dilengkapi penerapan SOP dan prinsip K3 untuk menjaga keamanan dan keselamatan, meskipun masih ditemukan beberapa kendala terkait pemeliharaan peralatan yang belum optimal dan konsistensi penerapan keselamatan kerja yang perlu diperkuat. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan laboratorium yang berkelanjutan, terencana, dan sistematis agar kegiatan praktikum kejuruan dapat berjalan secara optimal, efektif, dan mampu meningkatkan kompetensi serta keterampilan siswa secara maksimal.